Manfaat Potong Rambut Kemaluan Pada Ibu Hamil

Pastinya menjadi kabar bahagia jika anda dinyatakan hamil. Karena memang hal itulah paling ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri. Tidak hanya suami, keluarga besar anda pun pastinya sangat senang mendengar kabar bahagia tersebut. Tak jarang khususnya para orang tua, memberikan masukan atau saran buat anda. Pastinya masukan atau sarannya kebanyakan mengenai pantangan pada ibu hamil. Salah satunya pantangan mencukur rambut kemaluan. Nah kira-kira, bolehkah ibu hamil potong rambut kemaluan? Tentu saja mengenai hal tersebut menjadi sebuah tanda tanya besar bagi anda.

Pada dasarnya rambut kemaluan sendiri mempunyai fungsi tertentu. Yang mana melindungi organ intim, mengontrol suhu kemaluan anda dan mencegah adanya infeksi. Sudah menjadi pilihan pribadi bila anda ingin mencukurnya. Pastinya tentang kebersihan dan kenyamanannya. Namun mencukur rambut kemaluan ketika anda hamil, memang dianggap bisa mengurangi resiko infeksi adanya bakteri ke bayi.

Memang menurut ahli kesehatan kandungan, bakteri mikroba yang ada di rambut kemaluan bisa berpindah tempat. Pastinya berpindah ke bayi pada saat terjadi proses persalinan. Dan pastinya membahayakan bayi anda nantinya jika terinfeksi bakteri mikroba tersebut. Selain itu dengan mencukur rambut kemaluan tersebut bisa mempermudah proses dokter kandungan mengeluarkan bayi anda.

Manfaat Dari Memotong Rambut Kemaluan Ketika Hamil

Mempelajari ulasan mimin di atas terkait bolehkah ibu hamil potong rambut kemaluan. Pastinya ada hal positif jika memang anda tetap melakukan mencukur rambut kemaluan anda. Adapun hal positif yang bisa anda rasakan adalah sebagai berikut:

Pertama, mencukur rambut kemaluan bisa mencegah adanya infeksi bakteri mikroba. Yang mana ditularkan ketika bayi tersebut lahir pada saat persalinan tersebut terjadi.

Kedua, mencukur rambut kemaluan pada saat hamil. Pastinya bisa mengurangi kadar keringat pada area kemaluan anda. Dan bisa menjaganya agar tetap bersih.

Ketiga, kemaluan yang bersih. Bakal memudahkan pihak dokter kandungan untuk melihat sejauh mana kah proses pembukaan terjadi. Selain itu bisa memastikan apakah memang harus ada cara intervensi medis yang perlu dilakukan.

Keempat, bersihnya rambut pada area kemaluan dengan cara dicukur. Pastinya dapat mencegah adanya pendarahan yang berlebih. Yang mana tidak mengendap pada rambut yang dapat menyulitkan ketika hendak dibersihkan.

Baiklah sekiranya cukup di sini saja pembahasan mengenai bolehkah ibu hamil potong rambut kemaluan. Saran mimin sebaiknya anda meminta pertolongan pada suami anda jika ingin mencukur rambut kemaluan anda. Bilamana usia kandungan anda nantinya sudah membesar.

 

You may also like...